Ketika Manusia Dituntut Bisa
Pendidikan merupakan investasi bagi orang-orang yang
ingin maju dalam kehidupannya. Banyak diantara manusia yang mengeyampingkan
pendidikan, mereka lupa bahwasannya kelak mereka akan memiliki keturunan, dan
mereka-lah yang akan menjadi fasilitas pertama dalam kehidupan pendidikan di
keluarga.
…
Aku mahasiswa semester 5 dari jurusan pendidikan tata
busana, yang kukira setiap harinya hanya akan menggambar desain baju, menjahit,
dan mewarna. Setelah 2 tahun lebih mengenal lingkungan kampus, aku memahami
menjadi mahasiswa harus mampu
beradaptasi dalam segala situasi, mulai dari sistem perkuliahan tatap muka,
sampai akhirnya mata kuliah yang dikonversi menjadi MBKM.
Ketika semester 6
tiba
Semua matakuliah dikonversi menjadi MBKM, sehingga
mahasiswa hanya menempuh kegiatan asistensi mengajar selama satu semester
penuh. Aku yang tidak tertarik menjadi seorang guru, terpaksa harus beradaptasi
dengan lingkungan sekolah, dengan modal ‘bismillah’ sambil pasrah aku
perlahan-lahan mengikuti rentetan kegiatan yang dilakukan 6 bulan lamanya.
Beberapa pengantar dari dosen pembimbing cukup untuk memberiku gambaran apa
saja yang sekiranya akan dilakukan di sekolah.
Pertama kali bertemu dengan guru pamong, beliau
menjelaskan busana yang harus digenakan setiap harinya, bagi mahasiswa yang
terbiasa dengan pakaian bebas, hal itu terlalu ‘mengatur’ fashion kita. Setiap
mahasiswa memegang 2 mata pelajaran dengan masing-masing terdapat 2 KD, dan di
setiap KD-nya diwajibkan membuat RPP, materi ajar berupa handout, instrument
tes pengetahuan, sampai nanti di tahap penilaian.
Mulai mengajar
Tantangan baru dimulai lagi, berinteraksi dengan
siswa. Ternyata menjadi seorang guru tidak se-menyeramkan yang dibayangkan. Pertama
kali mengajar didampingi oleh guru mata pelajaran yang asli, kukira. Mereka
mendampingi sekaligus menilai bagaimana caraku mengajar dan meng-aktifkan
interaksi di kelas. Setelah kegiatan mengajar pertama kali di kelas, aku mulai
merasa tenang dan percaya diri untuk hari-hari selanjutnya.
Evaluasi tahap
pertama
Janji temu dibuat melalui whatsapp, guru mata
pelajaran memberikan beberapa kritikan dan saran, kritikan yang cukup untuk
menurunkan semangat, tapi tetap harus diterima sebagai bahan evaluasi agar
lebih baik lagi. Beliau memberikan kritik mulai dari membahasakan diri sebagai
guru, hingga bagaimana cara menyampaikan materi. Beliau juga memberikan saran
bagaimana berinteraksi yang baik di dalam kelas, dan memberikan
gambaran-gambaran cara menjelaskan materi sehingga guru dipandang memahami
benar apa yang diajarkan.
Menjadi guru
Semua masukan coba diterapkan, perlahan-lahan mulai
terbiasa dengan suasana yang ada. Ternyata menjadi guru tidak seburuk yang
kupikir pada mulanya. Aku belajar bagaimana menghadapi individu murid peserta
didik. Tidak semua murid didik dapat didekati dengan pendekatan yang sama, beberapa
dari mereka membutuhkan penguatan lebih. Semakin aku mengetahui metode apa yang
paling tepat dalam memberikan materi kepada mereka, semakin aku memahami juga
bahwasannya mereka dan aku ialah sama, kami sama-sama manusia yang punya ego
nya sendiri, mereka, para peserta didik mengahrapkan guru yang sempurna dalam
memberikan pelajaran, dan begitu pula sebaliknya, guru mengaharapkan murid
dapat mengkituki kegiatan pmebelajaran dengan seksama, namun pada hakikatnya,
seorang gruu dan murid perlu membangun kerjasama yang baik demi kelancaran
proses belahar mengajar. Wajar jika salah, mereka juga tidak akan menghina,
wajar jika mereka salah, karena mereka juga tidak sempurna, yang terpenting
ialah bagaimana kita selalu berusaha.
Pengalaman kegiatan
asistensi mengajar
Asistensi mengajar memberikan banyak pengalamn abru
dalam hidupku. Kegiatan ini memberikan aku pemahaman bahwa dalam sautu proses
pemeblajarn dibutuhkan banyak persiapan yang harus dilakukan oleh seorang
pendidik. Bagaimana cara murid memahami setiap apa yang kita ajarkan,
tergantung dari bagaimana cara kita menyampaikan. Terimakasih kepada para murid,
karena mereka memberiku pelajaran yang baru, yang akan menjadi bekal perjalanan
ku di kemudian hari.
Komentar
Posting Komentar